Merawat bayi tentunya membersihkan setiap bagian dari tubuhnya, disinilah letak tantangan sesungguhnya, sekaligus bukti tanda perhatian Anda kepada buah hati. Semakin bersih dia, membuktikan betapa besar perhatian Anda, begitupun sebaliknya, jika Anda acuh terhadap kebersihannya, berarti perhatian Anda terhadapnya pun kurang.
Kekhawatiran banyak ibu, ialah ketika mereka membersihkan bagian mata. Wajar saja demikian, karena mata memang panca indera yang sangat vital, tetapi juga paling sensitif. Bandingkan dengan indera lainnya yang sangat terlindungi, seperti lidah untuk mengecap rasa, telinga guna mendengar, atau mulut untuk bicara.
Mata adalah jendela untuk melihat dunia. Jadi sudah sepatutnya Anda tidak mengabaikan kondisi mata si kecil. Mata bayi Anda kelihatan kotor dan redup tanpa binar? Tak usah khawatir, selama tahu cara efektif untuk membersihkannya, mata mungilnya bisa berbinar kembali!
Beberapa penyebab yang memungkinkan mata menjadi kurang berbinar adalah kontaminasi cairan ketuban atau darah seusai persalinan. Kotoran matanya akan berwarna kecokelatan, tapi tidak berbau.
Baru setelah usianya 48 jam. Ini karena infeksi. Umumnya, kotoran mata akan berwarna kuning kehijauan dan berbau. Infeksi bisa juga ditandai radang pada mata, berupa bengkak dan berwarna kemerahan.
Serta, sumbatan pada saluran air mata. Hal ini terjadi karena ada sumbatan di saluran air mata, sehingga air mata menggenang dan debu yang beterbangan di udara lengket di mata.
Untuk membersihkannya, biasa, pastikan tangan Anda harus bersih. Ini untuk menjaga kuman-kuman nakal yang ikut-ikutan masuk ke mata mungilnya. Dan gunakan kapas bulat yang lembut, sebab serpihan kapas tidak akan menempel di mata dan menimbulkan iritasi.
Caranya, celup kapas bulat dalam air hangat, agar tidak terjadi iritasi saat membersihkan mata.
Rajin-rajinlah membersihkan matanya, minimal bersamaan saat Anda membersihkan tubuhnya di pagi dan sore hari. Jangan lupa untuk mengganti kapas setiap kali membersihkan mata bayi, agar kotoran mata yang sudah terambil tidak mengenai matanya lagi. Tindakan ini juga mencegah kontaminasi kuman dari satu mata ke mata lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar